Kota Sibolga Mantapkan Transformasi Data Sosial Ekonomi untuk Bantuan Lebih Efektif

Foto Sosialisasi DTSEN Kota Sibolga bersama Wakil Walikota dan jajaran.
banner 468x60

Sosialisasi DTSEN di Kota Sibolga: Era Baru Penyaluran Bantuan Sosial yang Lebih Tepat Sasaran

Warta Global – Dinas Kominfo Kota Sibolga bekerja sama dengan pemerintah setempat mengadakan Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kota Sibolga. Acara yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing, ini berlangsung di Aula Nusantara I Kantor Wali Kota pada Kamis, 6 Maret 2025. Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah memperkenalkan transformasi dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi DTSEN, sebuah basis data tunggal yang menyajikan profil sosial ekonomi individu dan keluarga secara lebih komprehensif. Warta Global

Sosialisasi DTSEN Kota Sibolga

DTSEN: Fondasi Baru Program Pembangunan yang Terintegrasi

Plt. Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Sibolga, Haslan Efendy, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa DTSEN dirancang untuk memperkuat keterpaduan program pembangunan nasional serta sinergi antara berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. “DTSEN akan menjadi sumber data utama dalam penyaluran program pembangunan yang lebih terukur dan berkelanjutan. Perubahan ini akan berdampak pada penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), di mana status penerimaan bantuan bisa berubah berdasarkan data yang lebih akurat,” jelasnya. Warta Global

Peserta Sosialisasi DTSEN Sibolga

Peran Camat dan Lurah dalam Mensosialisasikan DTSEN

Wakil Wali Kota Sibolga menekankan pentingnya peran camat dan lurah dalam menyebarluaskan informasi mengenai DTSEN. “Ini adalah tugas besar yang membutuhkan kerjasama kita semua. Perubahan dalam daftar penerima bantuan PKH berpotensi menimbulkan reaksi negatif dari masyarakat, bahkan bisa disalahartikan sebagai isu politik. Oleh karena itu, saya meminta camat dan lurah untuk secara aktif mensosialisasikan informasi ini kepada para kepala lingkungan (kepling), yang kemudian akan menyampaikan kepada warga. Pendamping PKH juga harus berkoordinasi erat dengan camat dan lurah untuk memastikan validitas data,” tegasnya.Warta Global

Wakil Walikota Sibolga memberikan arahan

DTSEN: Solusi untuk Mengatasi Kesalahan Penyaluran Bantuan

Kabid Dinas Sosial Kota Sibolga menambahkan bahwa DTKS memiliki cakupan yang terbatas pada penerima bantuan sosial dengan profil ekonomi yang sederhana. Sementara itu, DTSEN mencakup data populasi yang lebih luas dengan tingkatan sosial ekonomi yang lebih rinci. “Dengan DTSEN, kita berharap dapat mengurangi kesalahan inklusi (penerima tidak layak menerima bantuan) dan kesalahan eksklusi (penerima layak tidak menerima bantuan),” jelasnya. Warta Global

Penjelasan mengenai perbedaan DTKS dan DTSEN

Harapan Baru untuk Kesejahteraan Masyarakat yang Lebih Merata

Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan ketepatan dan efektivitas penyaluran bantuan sosial serta program pembangunan lainnya. Dengan adanya DTSEN, diharapkan semua program bantuan dan pembangunan dapat mencapai sasaran yang tepat, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara lebih merata di Kota Sibolga. Warta Global

Foto bersama usai sosialisasi DTSEN

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Dukcapil Kota Sibolga, Mestika Helm Juliana Hutagalung, S.E., M.M., para camat dan lurah se-Kota Sibolga, serta seluruh pendamping PKH di Kota Sibolga.(Hasanuddingulo)Warta Global

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *